Berita Terkini

Berita Terkini (16)

                                                                           Acara Pelantikan Penjabat Kepala Desa di Kecamatan Nangaroro

Lantik Empat Penjabat Kepala Desa di Kecamatan Nangaroro, Bupati Don berpesan  agar pekerjaan wanita dalam rumah tangga dimudahkan 
Sebelum membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Aula Kantor  Camat Nangaroro, hari ini, Senin (18 Maret 2019), Bupati Nagekeo melantik para penjabat kepala desa. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan akibat telah berakhirnya masa jabatan kepala desa di empat desa, yakni Odaute, Kotakeo 1, Kotakeo 2, dan Wokowoe. 
 
Keempat penjabat itu berturut-turut, Marselinus Minggu, Robertus Bonefasius Paras, Venansius Rafael Roga, dan Yoseph Ghade.  
Bupati Don dalam sambutannya, secara khusus berbicara mengenai pemberdayaan wanita dalam pekerjaan domestik. Menurutnya, di tengah dominasi kaum pria,  wanita atau ibu di Kabupaten Nagekeo memainkan peran penting. 
Oleh karena itu Ia menegaskan kepada para penjabat kepala desa bahwa  agar rumah tangga atau keluarga keluar dari kemiskinan maka perhatian harus diarahkan pada penyediaan fasilitas dasar.  
 
"Pekerjaan ibu, tanta, mama, saudari, nenek kita harus dimudahkan dengan menyediakan air bersih yang cukup, kamar mandi-WC, dapur sehat dan gudang kayu, "tandasnya. 
Ia menjelaskan pula bahwa jika pekerjaan wanita mudah dan lancar maka perhatiannya terhadap suami dan anak akan optimal. 
Hal lain yang masih terkait erat dengan itu adalah masalah stunting. "Stunting lebih dari soal antropometris, "ungkapnya. Ia menambahkan bahwa masih banyak generasi yang bermasalah dengan daya pikir, mencerna dan kemampuan untuk bertahan hidup.  
 
Menurutnya, perhatian terhadap anak tidak hanya dilakukan pada 1000 hari pertama kelahiran, tetapi seharusnya sejak dari dalam kandungan. Tidak terlepas dari itu adalah kesehatan dari ibu itu sendiri sejak masa muda.   
Untuk mewujudkan hal itu Ia mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut terlibat, terutama lembaga agama, adat, dan pendidikan.   
Mengakhiri sambutannya, Bupati yang akrab disapa rakyatnya dengan panggilan "Dokter Don" tersebut tidak lupa mengingatkan para penjabat kepala desa agar bisa melahirkan produk unggulan desa melalui pengelolaan BUMDes yang sehat dan progresif. 
"Mari kita  lahirkan produk olahan khas berdasarkan potensi perkebunan dan pertanian di masing-masing desa seperti kemiri, kakao, cengkeh dan lainnya, "lanjutnya menyemangati para penjabat terlantik.   
 
Di sela-sela acara Musrenbangcam, Penjabat Kepala Desa Odaute, Marsel Minggu, mengaku optimis bisa melaksanakan pemberdayaan perempuan melalui skema perumahan sehat seperti yang diarahkan oleh Bupati Don.  
Di samping itu Ia menyatakan kesanggupannya untuk mempersiapkan dengan baik semua hal yang berkaitan dengan pemilihan kepala desa definitif sampai dengan dua tahun ke depan.

 

 

 

 

foto1

 

 

                                                                       Bupati dan ASN Nagekeo menggelar Jumad Bersih

 

"Ketika menghadapi masalah, yang harus kita lakukan adalah, pertama, memulai dengan apa yang pada diri kita, apa yg bisa kita lakukan dengan biaya sekecil mungkin. Yang kedua, kita melibatkan gotong-royong dan kerja sama atau keterlibatan dengan pihak lain. Dan yang terakhir, barulah menggunakan pendekatan project, jika membutuhkan sumber daya yang besar. Janganlah dibalik, singkirkan mental project oriented di birokrasi dan masyarakat" 

(Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do,  Jumat (15 Maret 2019) memerintahkan segenap ASN untuk melaksanakan Jumat Bersih. Ia terjun langsung ke Rumah Sakit Daerah Aeramo, berada di tengah-tengah pasukan oranye (pramu kebersihan) dan semua ASN. Beberapa pasien dan keluarga sempat menyaksikan dari balik jendela. 
 
Selain di RSD Aeramo, sekelompok ASN juga membersihkan Pasar Danga dan kembali merawat pohon-pohon yang ditanam sebagai gebrakan hari-hari awal kerjanya Minggu kedua Bulan Januari lalu)
Page 2 of 2
Copyright by Kominfo Nagekeo Pemkab Nagekeo